Iklan Billboard 970x250

Pangkalan Militer Rusia Meledak, Radiasi Nuklir di Sekitarnya Mengalami Peningkatan

Pangkalan Militer Rusia Meledak, Radiasi Nuklir di Sekitarnya Mengalami Peningkatan


Mastermilitery.com - Insiden ledakan yang terjadi di fasilitas militer Rusia pekan lalu, dan menewaskan hingga lima orang, dikonfirmasi akibat kecelakaan saat uji coba sebuah senjata baru. Pernyataan itu disampaikan oleh kepala badan nuklir Rusia, menambahkan insiden yang terjadi tidak akan menghentikan pengembangan senjata baru tersebut hingga akhir. 



ledakan tersebut terjadi di sebuah fasilitas militer milik Rusia yang berada di Kutub Utara, pada Kamis (8/8/2019). Insiden tersebut dilaporkan telah memicu terjadinya lonjakan tingkat radiasi di kota terdekat, dan pemerintah Rusia telah mengakui adanya keterlibatan nuklir dalam insiden tersebut pada Sabtu (10/8/2019) lalu.

Badan Nuklir Nasional Rusia, Rosatom, telah menggelar upacara penghormatan bagi lima korban tewas, Senin (12/8/2019). "(Hal) terbaik untuk mengingat mereka adalah dengan melanjutkan dan menyelesaikan pekerjaan persenjataan baru tersebut," kata kepala Rosatom, Alexei Likhachev."Kami sedang memenuhi tugas untuk menjamin keamanan Ibu Pertiwi," tambahnya.
                           
Upacara penghormatan kepada para staf yang menjadi korban insiden ledakan itu digelar secara tertutup di kota Sarov, wilayah Nizhny Novgorod, yang berjarak sekitar 500 kilometer arah timur Moskwa. Selama era Perang Dingin, kota Sarov telah dikenal sebagai kota rahasia yang dijuluki sebagai Arzamas-16 dan menjadi pusat penghasil senjata nuklir pertama Uni Soviet. Kota tersebut masih menjadi kota tertutup yang hanya dapat diakses menggunakan izin khusus.

Sebelumnya diberitakan, Rosatom, menyebut insiden ledakan yang terjadi adalah akibat kecelakaan saat dilakukan uji coba terhadap sebuah mesin rudal di fasilitas lepas pantai di wilayah Arkhangelks, yang jauh di utara. Ledakan terjadi pada bahan bakar mesin rudal dan menghempaskan para staf ke laut.

Kota Severodvinsk, yang letaknya dekat dengan fasilitas itu, mencatat terjadinya peningkatan radiasi yang tinggi secara sesaat setelah insiden. Warga kota yang panik pun bergegas menuju apotek dan tempat penjualan obat untuk membeli iodium yang dapat digunakan untuk menghentikan efek radiasi menyerap kelenjar tiroid. "Warga mulai panik. Dalam waktu satu jam semua obat yodium maupun yang mengandung yodium telah terjual habis," kata ahli farmasi Yelena Varinskaya.



Otoritas Severodvinsk, menyebut level radiasi naik ke angka 2 mikrosievert per jam selama 30 menit, sebelum turun ke level wajar sebesar 0,1 mikrosievert per jam. Sesuai dengan standar prosedur yang berlaku, otoritas darurat langsung merilis peringatan kepada seluruh pekerja untuk tetap tinggal di dalam gedung. Kendati otoritas setempat menekan warga tidak terancam oleh kenaikan singkat level radiasi itu.Level radiasi 2 mikrosievert per jam diketahui sedikit lebih tinggi dari level radiasi wajar yang bisa bervariasi antara 0,1 - 0,4 mikrosievert per jam. Namun tetap saja peringatan kenaikan level radiasi ini membuat warga setempat khawatir dan memicu perdebatan sengit di media sosial setempat.

Terlebih diketahui bahwa galangan kapal Zvyozdochka di Severodvinsk yang digunakan untuk merakit dan memperbaiki kapal selam bertenaga nuklir, pernah dilanda kebakaran tahun 2015 lalu. Insiden di Nyonoksa ini terjadi beberapa hari setelah kebakaran dahsyat menyelimuti depot amunisi militer Rusia di dekat Achinsk, Krasnoyarsk, Siberia bagian timur.

Kebakaran dahsyat pada Senin (5/8) lalu, dilaporkan memicu ledakan-ledakan kuat yang berlanjut selama 16 jam dan menewaskan sedikitnya satu orang serta melukai 13 orang lainnya. Sekitar 16.500 warga setempat terpaksa mengungsi dari rumah masing-masing.

Sementara itu, para pakar rudal dari Amerika Serikat meyakini bahwa insiden ledakan yang terjadi di Rusia beberapa waktu lalu merupakan pengujian rudal jelajah "Burevestnik". Rudal jelajah terbaru tersebut sempat digembar-gemborkan Presiden Vladimir Putin pada awal tahun ini.
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post