Iklan Billboard 970x250

Jika Perang Amerika-Iran Pecah, Prancis Ingatkan Amerika Agar Tidak Mengajak NATO

Jika Perang Amerika-Iran Pecah, Prancis Ingatkan Amerika Agar Tidak Mengajak NATO

Mastermilitery.com - Terkait rencana Amerika yang akan melakukan operasi yang kemungkinan akan digelar di teluk Persia, Prancis meminta kepada kepada pihak Amerika agar tidak menyeret aliansi North Atlantic Treaty Organization (NATO) kedalamnya. Operasi militer yang dilakukan oleh Amerika ini, menyusul ketegangan yang terjadi dengan Iran atas insiden penembakan drone yang dilkakukan oleh pihak Iran. Perwakilan dari Jerman juga setuju dengan pendapat Prancis dalam menyerukan perjanjian nuklir Iran 2015 ditegakkan, dan tidak membahayakan.
Jika Perang Amerika-Iran Pecah, Prancis Ingatkan Amerika Agar Tidak Mengajak NATO
Penjabat Menteri Pertahanan Amerika mengatakan kepada sekutu NATO, bahwa sebenarnya Amerika tidak mencari konflik dengan Iran, akan tetapi pihak Amerika tidak bisa menerima atas apa yang mereka lakukan terhadap drone senilai US$ 130 juta miliknya. Padahal menurut pihak Amerika, drone pengintai tersebut tengah terbang di wilayah udara internasional di atas Selat Hormuz, sehingga militer Iran seharusnya tidak melakukan tindakan penembakan.ma

Ketegangan antara Amerika dan Iran sebenarnya bukanlah hal yang baru, presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini juga memutuskan untuk tidak memberikan sertifikasi ulang terhadap kesepakatan nuklir Iran, dimana hal ini menandai peristiwa penting lainnya dalam hubungan antara Iran dan Amerika, yang selama beberapa puluh tahun dipenuhi dengan rasa kecurigaan dan aksi saling tuduh. Ditahun 1953 Amerika dinilai ikut bertanggung jawab atas kudeta yang dilakukan oleh Shah Mohammad Reza Pahlavi. Tahun 1979 pemerintah Iran dituduh melakukan penyerangan ke Kedutaan Amerika disana, dan melakukan penyanderaan warga Amerika. Tahun 1988 angkatan laut kedua negara juga pernah terlibat perang akibat kapal milik Amerika terkena ranjau milik Iran.

Ketika militer Amerika tengah bersiap melakukan serangan balasan ke Iran atas penembakan pesawat tanpa awaknya, Donald Trump membuat keputusan yang mengejutkan dimenit-menit akhir, dengan membatalkan rencana serangan ke Iran. Keputusan Trump membatalkan serangan yang direncanakan pada Iran ini, menunjukkan bahwa dia menginginkan solusi diplomatik untuk mengakhiri ketegangan yang memanas dengan Iran. Di tengah peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, banyak maskapai penerbangan internasional mengalihkan rute penerbangan untuk menghindari wilayah udara di atas Selat Hormuz. pengalihan jalur penerbangan perlu dilakukan untuk menghindari kemungkinan salah identifikasi pesawat, sebab pesawat tanpa awak yang ditembak oleh Iran ukurannya sama dengan pesawat penumpang.

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post