Iklan Billboard 970x250

Jika Dipaksa Pada Kecepatan Supersonik, F-35 Hanya Bisa Bertahan Singkat atau Lapisannya Akan Melepuh

Jika Dipaksa Pada Kecepatan Supersonik, F-35 Hanya Bisa Bertahan Singkat atau Lapisannya Akan Melepuh

Mastermilitery.com - Program pertahanan termahal sejagat F-35 ternyata tidak segemilang biayanya, mulai dari waktu pembuatannya yang molor, sampai banyaknya kendala yang dihadapi, membuat pesawat siluman ini masih jauh dari kata sempurna. Jet tempur F-35 Angkatan Udara Britania Raya (RAF) seharga £100 juta (Rp 1,8 triliun) yang dibeli dari Amerika, ternyata hanya mampu terbang dengan kecepatan supersonik untuk waktu yang singkat. Jika hal tersebut dipaksakan, maka lapisan siluman yang ada pada F-35 dipastikan akan melepuh, dan jika itu terjadi F-35 dengan mudah akan tertangkap radar musuh.
F-35, militer, Sukhoi SU-35,
Jet tempur generasi kelima ini, sangat beresiko mengalami kerusakan struktural, ketika ia harus dipacu mencapai kecepatan tertingginya, yaitu sekitar 1.200 mph. Hal tersebut tentunya akan menghambat kemampuan F-35 ketika harus mengejar pesawat lain, apalagi yang menjadi musuhnya adalah varian dari sang rival seperti Sukhoi SU-35 yang sanggup terbang dengan kecepatan yang lebih tinggi. Masalah serius lainnya adalah lonjakan tekanan kokpit yang bisa membuat pilot sakit sinus, hilangnya kontrol pada manuver tertentu, dan juga kesalahan sistem dari F-35.

Tidak cukup sampai disitu saja, jet tempur buatan Lockhead Martin ini juga mengalami masalah dengan mode pencarian laut di radar dan melakukan pendaratan vertikal ketika cuaca panas. Kelemahan pada lapisan siluman juga terungkap ketika tes pada 2011, saat itu F-35B dan F-35C terbang dengan kecepatan 997-1074mph. Lockheed Martin terus berusaha memperbaiki masalah tersebut dengan memperkenalkan bahan baru, yang tidak terlihat oleh radar.

Dengan sederet masalah yang menimpa F-35, tak membuat niat Inggris untuk membeli sebanyak 138 unit F-35 batal. Biaya yang dibutuhkan juga tidaklah sedikit, Inggris setidaknya harus menyiapkan dana sebesar £ 9,1 miliar (Rp 165 triliun) untuk bisa memboyongnya. Pihak Lockhead sendiri juga tetap optimis jika program F-35 akan dapat mengatasi setiap masalah yang dihadapinya, meskipun tak sedikit pihak yang meragukan apakah pesawat tempur ini akan mendapatkan kemampuan terbaiknya, dibalik biaya yang sangat mahal itu.

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post